Langkah apa saja yang harus di perhatikan dalam memulai usaha?
Sunday, 26 January 2020
Add Comment
Dalam menjalankan sebuah peluang usaha, sebenarnya Anda dapat mengukur apakah usaha yang akan Anda jalankan akan sukses atau tidak. Ada beberapa langkah menjalankan usaha yang dapat Anda terapkan. Apa saja?
1. Siapkan Modal
Modal merupakan faktor penting dalam memulai usaha sendiri. Banyak orang ingin memulai usaha, namun tak mempunyai modal sehingga tidak jalan. Modal dapat dihasilkan dari : modal sendiri dari hasil menabung, mencari modal dari investor, atau meminjan uang dari bank, dan sistem partnership. Selain modal awal, Anda juga harus memiliki minimal tiga bulan dari anggaran keluarga Anda dalam bankAnda juga dapat memulai bisnis tanpa modal dengan menjadi reseller (pengecer) dari suatu produk atau barang
2.tentukan jenis usaha anda
Mungkin pertanyaan seperti ini sering muncul di benak Anda. Terutama jika Anda masih pemula dan belum pernah membuka bisnis apapun.
Sebelum memutuskan untuk merintis usaha sendiri, penting bagi Anda untuk menentukan jenis usaha dan membaca peluang bisnis saat ini yang memiliki prospek cerah.
Selain itu, sebaiknya jenis usaha tersebut harus sesuai dengan minat dan keahlian Anda. Percuma menjalankan sebuah usaha tetapi Anda tidak menyenanginya. Anda akan setengah hati dalam mengembangkan usaha tersebut. Malahan, Anda bisa menyerah ditengah jalan ketika merasa bisnis Anda tidak sesuai yang diharapkan.
Coba Anda pikirkan terlebih dahulu sebelum memulai sebuah usaha. Tulis dalam buku catatan tentang minat, keahlian, bakat, dan hobi Anda. Disamping itu Anda bisa menulis beberapa jenis usaha yang ingin Anda rintis.
Misalnya saja membangun usaha dari hobi Anda. Ada banyak jenis hobi yang bisa menghasilkan uang banyak loh. Sebagai contoh, Anda hobi membuat aneka macam kue. Dari hobi tersebut Anda bisa menentukan jenis usaha Anda yakni membuka usaha kue rumahan.
Lain halnya jika Anda minat terhadap fashion. Jenis usaha yang cocok untuk Anda adalah bisnis baju.
Dengan memilih jenis usaha yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda. Saya yakin, Anda pasti akan senang hati dalam menjalankan usaha tersebut.Jika Anda masih bingung dalam menentukan usaha yang sesuai dengan pasion Anda, coba simak
3. Segera Lakukan Survei / Riset Pasar
Setelah Anda menentukan jenis usaha yang akan Anda geluti, langkah selanjutnya adalah melakukan survei di Iapangan.
Kenapa harus melakukan survei / riset pasar?
Hal ini penting bagi Anda untuk mengetahui seberapa besar peluang usaha Anda tersebut. Apakah memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi atau tidak.Lalu apa saja yang harus Anda riset?
3. Segera Lakukan Survei / Riset Pasar
Setelah Anda menentukan jenis usaha yang akan Anda geluti, langkah selanjutnya adalah melakukan survei di Iapangan.
Kenapa harus melakukan survei / riset pasar?
Hal ini penting bagi Anda untuk mengetahui seberapa besar peluang usaha Anda tersebut. Apakah memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi atau tidak.Lalu apa saja yang harus Anda riset?
- Tingkat Persaingan
Survei di lapangan bermanfaat untuk melihat tingkat persaingan usaha yang sejenis dengan usaha Anda. Seberapa banyak orang yang telah menjalani usaha tersebut.
Disamping itu, Anda harus mencari informasi bagaimana kualitas dan ciri khas produk, prosedur pelayanan dan harga yang mereka tawarkan. Dengan begitu, Anda akan memiliki strategi untuk bersaing dengan para pengusaha yang sejenis.
- Lokasi yang Strategis
Survei tempat atau lokasi juga perlu Anda lakukan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui dimana kira-kira lokasi yang sesuai dengan bisnis Anda.
- Perilaku Konsumen
Perilaku konsumen juga perlu Anda perhatikan. Sebisa mungkin jenis usaha Anda memiliki banyak peminat dan daya beli yang tinggi dari konsumen.Sebagus apapun usaha yang Anda jalankan, jika daya beli konsumen rendah akan berpengaruh terhadap bisnis Anda.
Sama halnya dengan minat konsumen, jika hanya segelintir orang yang membeli produk yang Anda tawarkan, maka Anda harus siap-siap gulung tikar.
Kalau Anda ingin melakukan riset yang lebih mendalam, maka Anda perlu melakukan analisis SWOT. Manfaat dari analisis SWOT sendiri ialah untuk mengetahui tentang kekuatan, kekurangan, peluang yang ada serta ancaman untuk bisnis Anda kedepannya.
Untuk lebih jelasnya tentang Analisis SWOT.
4. Perencanaan yang Matang
Merintis usaha sendiri dengan modal kecil bukan berarti asal-asalan. Anda butuh persiapan dan perencanaan yang matang dalam memulai usaha Anda. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kegagalan dalam sebuah usaha.
Perlu Anda ketahui, hampir semua kegagalan pelaku bisnis terjadi akibat kurangnya persiapan dan perencanaan yang baik dalam mengelola bisnis mereka. Jika sudah demikian, keuntungan tidak bisa di raup, modal pun habis.
Bagaimana cara melakukan perencanaan bisnis yang matang?
Pak Kusnendi,Drs. M.S. mengungkapkan bahwa perencanaan usaha mencakup penentuan visi, misi, strategi bisnis, tujuan, kebijakan, prosedur dan aturan serta anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah usaha atau bisnis tertentu. (dikutip dari sulitnih.com)
Pada intinya, perencanaan usaha diperlukan agar usaha yang Anda jalankan mendapatkan hasil sesuai dengan yang Anda harapkan. Ada beberapa tahapan dalam membuat perencanaan usaha.
Untuk lebih jelasnya,
5. Definisikan Keunikan Produk Anda
Dalam menjalani suatu bisnis, Anda harus bersaing dengan banyak pengusaha lain yang sejenis dengan usaha Anda. Anda bisa melihat beberapa diantara mereka yang berhasil menarik begitu banyak konsumen.
Apa rahasianya?
Tentunya produk yang mereka tawarkan memiliki daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki oleh usaha sejenis ditempat lain. Oleh sebab itu, definisikan keunikan produk yang akan Anda tawarkan pada konsumen.
Selama ini, produk yang laku keras di pasaran pasti memiliki keunikan tersendiri. Seperti kisah sukses bakso Ojo Lali Mas Triman yang tidak pernah sepi pengunjung setiap harinya. Sang pemilik, Haji Mudo Sartono selalu menjaga kualitas bakso melalui resep serta bahan baku terbaik sehingga terkesan unik dibanding yang lain.
Untuk itu, berkreasilah dalam membuat produk.
6. Pengelolaan Keuangan yang Baik
Seseorang yang telah membuka cabang baru karena mungkin usahanya telah memiliki prospek yang cerah. Mereka memiliki manajemen yang baik serta mampu menjaring banyak konsumen.
Bagaimana caranya?
Cukup sederhana. Meskipun modal Anda kecil, merintis usaha sendiri dari nol perlu pemahaman pengelolaan keuangan usaha yang baik. Anda harus bisa memisahkan uang yang digunakan untuk bisnis dengan keuangan pribadi. Sehingga Anda bisa fokus dalam mengembangkan bisnis Anda.
kuncinya adalah pengelolaan keuangan baik. Meskipun modal Anda besar, jika dikelola dengan buruk. Bukan keuntungan yang Anda dapatkan. Bisa saja malah Anda kehabisan modal.
Beda halnya jika Anda pintar dalam mengelola keuangan, walaupun dengan modal kecil, dalam beberapa tahun kedepan Anda bisa modal Anda bisa bertambah berkali-kali lipat.
Selain itu, meskipun bisnis Anda telah lancar, jangan Anda lantas berfoya-foya dengan membeli barang-barang yang sekiranya belum terlalu Anda membutuhkan. Lebih baik, fokus dalam memutarkan uang Anda untuk memperbesar usaha agar memiliki omzet yang besar.
7. Promosikan Produk dengan Baik
hal yang perlu Anda ketahui, Sebagus apapun produk yang Anda sajikan, tak lantas membuat banyak konsumen berdatangan untuk membeli produk Anda. Maka dari itu, lakukan promosi untuk memperkenalkan produk Anda.
Promosi bisa Anda lakukan dari mulut ke mulut, menyebar brosur atau memasang iklan di koran lokal. Apalagi sekarang ini, para pebisnis semakin terbantu dengan hadirnya media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp dan lain sebagainya.
Anda bisa manfaatkan media sosial yang ada untuk mempromosikan usaha Anda. Disamping itu, banyak cara untuk semakin menarik minat pengunjung seperti memberi diskon, sediakan kupon atau vocher dan sistem beli 1 gratis 1 yang sering diterapkan beberapa toko besar.
Dalam mengembangkan usaha dari nol, memang dibutuhkan strategi pemasaran yang baik agar Anda bisa bersaing dengan banyak pengusaha yang menawarkan produk sejenis dengan usaha Anda.
8. Membangun Jaringan (Networking)
Networking dapat diartikan membangun jaringan pertemanan dengan orang lain agar saling menguntungkan. Oleh karenanya, Networking memiliki peran penting dalam kelangsungan usaha Anda. Sebaiknya berusahalah untuk membangun jaringan dengan pengusaha lain yang sejenis dengan usaha yang akan Anda rintis.
Membangun jaringan dengan sesama rekan tidaklah membuat saingan Anda bertambah. Justru mereka dapat membantu Anda dalam meningkatkan promosi.
Selain itu, Anda bisa berbagi pengalaman bersama mereka. Jangan takut apalagi malu untuk bertanya seputar usaha Anda. Belajar pada mereka yang sudah berpengalaman tentu dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang bisnis yang akan Anda jalani.
9. Mental yang Kuat
Kunci keberhasilan Anda dalam merintis usaha sendiri dari nol adalah mental yang kuat dan sikap pantang menyerah. Anda harus mampu melewati masa-masa sulit selama menjalankan usaha tersebut.
Menjadi wiraswasta bukanlah seperti karyawan karena memiliki etos kerja yang berbeda. Mereka memiliki jadwal rutin yang jarang berubah yakni kerja selama sebulan, setelah itu mendapat gaji.
Sementara Anda menjadi bos dalam menjalankan usaha Anda sendiri. Oleh sebab itu, Anda harus bekerja ekstra keras, memiliki jadwal yang tidak menentu dan berfikir bagaimana caranya agar usaha Anda dapat memberikan gaji yang layak untuk Anda.
Hal ini tidak akan terjadi seandainya Anda tidak memiliki mental yang kuat. Untuk itu, jangan menyerah meskipun usaha Anda belum lancar, belum terjual secara optimal, konsumen sepi dan beberapa masalah yang menjadi kendala dalam usaha Anda.
Memang bukan perkara mudah dalam merintis usaha sendiri dari nol. Butuh pengorbanan biaya dan waktu agar usaha Anda bisa sukses seperti yang Anda inginkan. Ikuti langkah-langkah diatas agar kedepannya Anda dapat sukses dalam menjalankan usaha Anda.
Selamat mencoba

0 Response to "Langkah apa saja yang harus di perhatikan dalam memulai usaha?"
Post a Comment